Rabu, 20 Februari 2013

Kebahagiaan dan Kebaikan Seseorang Tidak Akan Pernah Sempurna


Ternyata tidak benar jika kita berpikir bahwa hidup itu harus memberikan kebahagian seratus persen untuk orang-orang yang dicintai, ingin memberikan kasih sayang sempurna, tak ingin terlihat lemah, hingga terkadang rela membohongi diri sendiri hanya tuk sebuah kata “bahagia”. Karena semua itu takkan pernah ada selain di SYURGA.
Ternyata tak tepat pula jika berpikir, jalani hidup seperti aliran air. “Apakah air mengalir ada ujung pemberhentiannya???” dan jawabannya adalah “TIDAK ADA…..bisa-bisa kita terombang ambing di samudera luas!!!”
TAKUT!!! Manusia sering kali dan pastilah tersimpan rasa takut dalam dirinya. Takut menjalani sebuah “proses”, takut menjalani “interaksi” hanya karena pengalaman pahit ataupun takut akan terjadi kejadian yang pahit kedepannya. Namun ketakutan adalah perumpaan, bagai kita mau melangkah ke lorong gelap….mencengkam…gelisah……dan tak tahu apa yang akan terjadi, tapi bila kita tak melangkah, kita tak akan tahu bahwa didalam sana ada yang begitu indah menunggu kita”.

PRINSIP!! Satu kata, yang kata orang mencerminkan siapa kita, namun perlu disadari prinsip ada yang bisa dinego dan ada yang tidak. Terlalu kuat dengan prinsip duniawi hanya akan membawa kita hidup dengan diri sendiri. Sebagai manusia, sewajarnyalah kita menjalani “proses” secara manusiawi, karena kita bukan Nabi, namun kita harus tetap berpedoman pada Al-Quran dan Hadist.

Suatu percakapan dengan seseorang di dunia maya, (beliau memiliki seorang istri dan anak, beliau kupanggil kakak) pada selasa 5 Agustus 2009 pukul 7:26, membuka hati, fikiran, mencairkan kebatuan hatiqu dan menepiskan ketakutanqu pada sebuah “proses interaksi”. Bahwa kita tidak harus berawal dari ideal, karena hidup kedepan bukan untuk membuat hati jadi sama, tapi menyatukan hati untuk menghargai perbedaan.
Sesungguhnya Allah SWT tidak pernah lupa akan janji dan penetapan tuk makhluk2nya, terkadang manusialah yang melupakan tentang takdirnya, karena kesibukan, banyak perhitungan, terlalu puas, merasa tak butuh, terbuai mimpi, ataupun terbuai akan masa lalu, dll.
So…Jadilah manusia yang smart, tegas, bijak, selalu bersyukur ketika senang, dan sabar ketika tertimpa musibah. Jangan bermimpi hidup di alam ideal, yang tidak ada sakit, tidak ada kemiskinan, tidak ada kesedihan, suami yang tanpa cela, dan teman tanpa aib. Jangan jadikan manusia sebagai sandaran utuh, berpegang teguhlah hanya pada Allah SWT. “Sesungguhnya mereka tidak akan dapat membuat kamu tidak membutuhkan Allah sedikit pun” (QS. Al-Jatsiyah: 19)
TRIMS KA2K TUK SEMUA JITAKANNYA…… J
Kalo kata temen “Dapet pendosa pun tak apa, asal ia pendosa yang mau bertobat, karena semua tergantung amal perbuatannya toh…..” hmm….cocok juga tuk diakhir cerita ya…. hahayyy (Trims juga ya bebek…… J)
Dan Indahnya Dunia Tanpa Luka….. Trims my bro for the song DUNIA TANPA LUKA J
-ik-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar